- Hadiri Peringatan May Day 2026, Presiden Probowo Tegaskan Koamitmennya Untuk Bela Hak Buruh
- KSBSI dan TUAC Gelar Workshop Pedoman OECD Bagi Perusahaan Multinasional
- KSBSI Terima Kunjungan Dirut BPJS Ketenagakerjaan Yang Baru
- KSBSI Hadiri Global Pre-ILC 2026 di Belgia, Ini yang Dibahas
- Selamat Hari Kartini, Selamat atas pengesahan RUU PPRT
- Ketum FSB NIKEUBA Tegaskan SE WFH Tidak Boleh Mengurangi Hak Buruh
- POSBAKUM FSB Nikeuba PK ISS Korda Bogor dan Depok Resmi di Luncurkan
- 3 Konfederasi Serikat Buruh Deklarasi Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
- Soroti pengawas Ketenagakerjaan, FSB NIKEUBA Gelar Audiensi ke Kemnaker
- Dorong Sinergi, Federasi Afiliasi KSBSI Bertemu Dengan Kapolri
Hadiri Peringatan May Day 2026, Presiden Probowo Tegaskan Koamitmennya Untuk Bela Hak Buruh

Jakarta - Hari buruh bukan sekedar peringatan tahunan melainkan sebagai wujud penghargaan terhadap perjuangan kaum buruh diseluruh dunia. Hari ini juga menjadi momontum penting untuk merefleksikan perjuangan, dedikasi dan kontribusi para buruh dalam membangun bangsa. Dengan semangat solidarita keadilan dan kesejahteraan menjadi landasan utama yang terus digaungkan.
Dalam sambutan peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (01/05/2026) Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah bersama-sama buruh di hari buruh internasional.
Sejak subuh, kawasan Monas telah dipadati oleh 400 ribu buruh dari berbagai daerah yang datang untuk menyuarakan aspirasi, sekaligus merayakan momentum solidaritas buruh.
Baca Lainnya :
- KSBSI dan TUAC Gelar Workshop Pedoman OECD Bagi Perusahaan Multinasional0
- KSBSI Terima Kunjungan Dirut BPJS Ketenagakerjaan Yang Baru0
- KSBSI Hadiri Global Pre-ILC 2026 di Belgia, Ini yang Dibahas0
- Selamat Hari Kartini, Selamat atas pengesahan RUU PPRT0
- Ketum FSB NIKEUBA Tegaskan SE WFH Tidak Boleh Mengurangi Hak Buruh0
"Kami sudah menyampaikan tertulis apa saja yang menjadi tuntutan buruh. Seperti diketahui, Bapak Presiden sudah dua kali berturut turut bersama buruh, artinya Presiden mencintai kaum yang perlu diperjuangkan dan Bapak mencintai Kami." kata Elly.
Elly juga mengatakan bahwa, Adalah Presiden ke 3 diseluruh dunia, ynag pertama Presiden Venezuela, Bolivia, dan ketiga Indonesia yang mau merayakan hari buruh dengan buruhnya.
Elly berharap dan bermimpi dalam perayaan May Day 2026 kali ini, Presiden dapat meratifikasi Konvensi ILO 188, tentang perikanan. Kemudian juga UU Ketenagakerjaan yang baru dapat segera disahkan.
Lalu tentang Gender, Elly berharap juga pemerintah akan menakomodir suara buruh untuk ratifikasi KILO 190 tentang kekerasan ditenmpat kerja.
"Sudah ada 54 negara diseluruh dunia yang telah meratifikasi Konvensi ILO 190, Ia berharap kita akan menjadi Negara yang 55 yang akan meratifikasinya." jelas Elly
Dalam kesempatan tersebut, Elly juga menyuarakan tentang kesejahteraan Ojek Online / pekerja platform yang perlu diperbaiki, tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ditingkatkan dan tentang Desk Ketenagakerjaan yang sangat membantu buruh.
Terakhir, Elly Rosita Silaban, Presiden KSBSI berharap semoga Bapak Presiden RI selama periode ini akan terus bersama sama kaum buruh.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam Peringatan Hari Buruh Internasional menegaskan komitmennya untuk mendukung perjuangan kaum buruh.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT), Kepala Negara menegaskan bahwa pengesahan regulasi tersebut merupakan tonggak sejarah penting dalam perjuangan panjang perlindungan bagi pekerja rumah tangga di Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto juga memberikan sejumlah hadiah kepada buruh pada momen peringatan Hari Buruh Internasional. Salah satunya adalah penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188. Melalui peraturan tersebut, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan perlindungan dan kesejahteraan pada nelayan.
Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa pemerintah telah mengesahkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Menurut Presiden, kebijakan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam terus melindungi para pekerja.
Kemudian tentang Peraturan Presiden nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Dan Penetapan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. Prabowo juga janjikan Daycare Buat Buruh di Kawasan Industri.
Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menurunkan massa lebih dari 20 ribu buruh yang berasal dari wilayah Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Kehadiran Presiden Prabowo di tengah ratusan ribu buruh menjadi penegasan kuat bahwa negara hadir, mendengar, melihat, dan berpihak.
Turut hadir dalam acara tersebut yakni para ketua lembaga negara, para menteri kabinet merah putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para pimpinan dan pengurus konfederasi serikat pekerja/serikat buruh.(RED/Handi)
.png)

.jpeg)








