- POSBAKUM FSB Nikeuba PK ISS Korda Bogor dan Depok Resmi di Luncurkan
- 3 Konfederasi Serikat Buruh Deklarasi Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
- Soroti pengawas Ketenagakerjaan, FSB NIKEUBA Gelar Audiensi ke Kemnaker
- Dorong Sinergi, Federasi Afiliasi KSBSI Bertemu Dengan Kapolri
- KSBSI Gelar Silaturahmi Dengan Kapolri, Dorong Terbentuknya Desk Ketenagakerjaan Sampai ke Daerah
- Dedi Hardianto Ditetapkan Sebagai Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan 2026-2031
- Dedi Hardianto, Ikuti Fit and Proper Test Calon Anggota Dewas BPJS TK di DPR RI
- FSB NIKEUBA Berhasil Tandatangani PB PHI Dengan PT. PT Risun Wei Shan lndonesia
- DPP FSB NIKEUBA Gelar Audiensi Dengan Kemnaker RI Bahas Dinamika Permasalahan Buruh
- 26 Orang Lulus Uji Diklat PANSER KSBSI Angkatan Ke X
26 Orang Lulus Uji Diklat PANSER KSBSI Angkatan Ke X

Diklat ini menjadi penting dilaksanakan karena PANSER merupakan bagian dari Self Defence Unit (SDU) atau Unit Pertahanan diri yang dibutuhkan KSBSI tidak saja dalam aksi demonstrasi baik nasional maupun daerah, namun dibutuhkan dalam kegiatan seperti Kongres atau Munas organisasi.
Panglima PANSER KSBSI Nasional, Bambang SY menekankan, setiap anggota PANSER harus berani dan bertanggung jawab, sebab tugas lain dari PANSER sebagai Penegak Peraturan dan Ketertiban (Tratib) organisasi.
"Panser KSBSI itu harus berani saat bertugas di Lapangan karena kita adalah penegak tratib organisasi," kata Bambang saat membuka Pelatihan PANSER Angkatan ke 10.
Baca Lainnya :
- KSBSI Gelar Forum Diskusi Kupas Usulan Tentang RUU Ketenagakerjaan yang Baru3
- KSBSI Bersama Federasi Afiliasi Gelar Diskusi Tentang Isu Platform Ekonomi0
- FSB NIKEUBA Hadiri Penandatanganan PKB AMCO di Malaysia0
- Kampanye Lawan Pelecehan Seksual Menguat, Perempuan Serikat Pekerja Pramudi Transjakarta (SPPTJ) 0
- KSBSI Hadiri Sidang Pleno TUAC ke 157 di Sela Konferensi OECD Paris0
Ia pun meminta para peserta mengikuti pelatihan dengan baik. Selama 2 hari, peserta akan dididik dengan berbagai materi, mulai materi baris berbaris, bimbingan mental, Kepemimpinan, dasar-dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Dasar Beladiri hingga Manajemen Aksi.
Sementara itu, Kasdi salah satu Pelatih sekaligux pembina PANSER KSBSI meminta peserta mematuhi apa yang diinstruksikan para Pelatih dan para Pembina. “Apapun yang diperintahkan, wajib dilaksanakan. Tidak boleh ada bantah-bantahan,” kata Kasdi.
Senada, Ketua Panitia Pelaksana, Nunung mengatakan, kegiatan diklat ini mungkin tidak disukai para peserta. Lokasi yang becek dan berlumpur, makan tidak mewah dan cenderung sangat sederhana, tidur juga mungkin tidak nyaman. Untuk makan peserta, panitia hanya menyiapkan nasi bungkus dengan tempe, tahu goreng, sambal dan sayur untuk 3 kali makan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pendidikan tanpa kemewahan menjadi bagian dari pembangunan Kader PANSER yang militan yang diharapkan dapat membentuk karakter yang kuat di tengah persoalan penegakan norma dan aturan perburuhan.
Namun yang pasti, diklat PANSER Angkatan ke 10 ini telah meluluskan 26 peserta anggota baru Pasukan Serikat KSBSI yang siap bertugas dan telah resmi dilantik, dinyatakan lulus uji dan menjadi bagian dari keluarga besar PANSER KSBSI.
[REDKBB]
.png)

.jpeg)








